1.740 Keluarga di Beltim Terima Bansos Non Tunai PKH Tahap 3

 

Matamatanews.com, BELITUNG TIMUR – Senin (31/07/2017), Saat menyerahkan bantuan sosial pemulihan korban bencana banjir dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Menteri Khofifah juga menyalurkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Sejahtera (PKH) untuk masyarakat Kecamatan Gantung dan Kecamatan Simpang Renggiang kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

PKH yang disalurkan kepada 1.740 KPM di Kabupaten Belitung Timur ini adalah bantuan tahap ke 3(tiga) dari 4 (empat) tahap pencairan dalam 1 (satu) tahun secara non tunai, masing-masing Rp. 500 ribu setiap tahapnya melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) di tahun 2017. Tahun 2018 mendatang, Kemensos akan memberikan tambahan kepada 2.300 KPM untuk menjangkau keseleruhan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga mengalami peningkatan kesejahteraan yang efektif di Belitung Timur.

Bantuan beras sejahtera senilai Rp. 5,6 Miliar juga turut disalurkan, untuk penyandang disabilitas senilai Rp. 72 juta. Sementara itu, untuk lansia di kabupaten Belitung Timur menerima bantuan senilai Rp. 100 juta. Anak-anak dari KPM program PKH sebanyak sepuluh orang yang berprestasi dalam bidang pendidikan dan olahraga, juga akan menerima uang tabungan oleh BRI senilai Rp. 250 ribu.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Khofifah menyatakan bahwa PKH ini merupakan support untuk menambah pemenuhan kebutuhan sekolah anak-anak, juga pemenuhan kebutuhan gizi bayi dan balita.

“Jika dilakukan edukasi secara kontinyu oleh para pendamping PKH, Ansya Allah dalam 5 (lima) tahun akan mandiri.” Harapnya.

Menteri Khofifah juga berharap, tahun depan untuk semua penerima PKH di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menerima bantuan pangan yang menyatu dalam kartu PKH.

“Februari 2018 program ini akan berjalan.” ungkapnya.

Sementara itu, Yuslih Ihza Mahendra, saat menyambut Menteri Sosial Republik Indonesia mengatakan, “Bantuan ini sangat membantu khususnya bagi keluarga penerima manfaat.” ujarnya.

Yuslih Juga berharap masyarakat mendapat penguatan pemberdayaan sosial sekaligus pemberdayaan ekonomi dari Kemensos. (Ali Hasmara/Kominfo Babel)

sam

No comment

Leave a Response