128 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Pakistan

 

Matamatanews.com, QUETTA—Sedikitnya  128 orang  dikabarkan tewas  akibat ledakan bom saat pawai pemilu di Pakistan. Serangan bunuh diri yang diklaim kelompok ISIS itu adalah merupakan serangan paling mematikan sejak gerilyawan Taliban menyerang sebuah sekolah di kota barat laut Peshawar pada tahun 2014 lalu hingga lebih dari 150 orang kehilangan nyawa.

Menteri Dalam Negeri Provinsi Balochistan  Agha Umar Bungalzai mengakui 128 orang tewas , sedangkan 150 orang lainya terluka akibat serangan tersebut.Ini merupakan insiden kekerasan ketiga yang terkait dengan dengan pemilu dalam sepekan, bahkan sebelumnya pihak kepolisian mengatakan bahwa lebih dari seribu orang hadir dalam rapat umum.

"Kami telah memberlakukan keadaan darurat di rumah sakit dan membatalkan liburan para dokter dan paramedis," kata Menteri Dalam Negeri Balochistan Agha Umar Bungalzai kepada AFP, Sabtu (14/7). Sekretaris Daerah Provinsi Haider Shako menambahkan, pasukan keamanan ekstra telah dikerahkan di daerah sensitif dan memperingatkan politisi untuk tetap waspada.

Di antara yang tewas adalah Siraj Raisani, yang mencalonkan diri untuk kursi provinsi lewat Balochistan Awami Party (BAP). Partai lokal yang baru dibentuk. BAP menangguhkan acara terkait kampanye pada Sabtu dan telah meminta para pendukungnya untuk berkabung selama tiga hari.

Ledakan di Mastung terjadi beberapa jam setelah empat orang tewas dan 39 terluka ketika sebuah bom yang disembunyikan di dalam sepeda motor diledakkan dekat dengan konvoi politisi lain di Bannu, dekat perbatasan dengan Afghanistan. Politisi Akram Khan Durrani, seorang kandidat dari partai Muttahida Majlis-e-Amal (MMA), selamat. Sejauh ini dikabarkan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut meski korban yang tewas dan luka-luka telah berjatuhan.(bar/afp/mi/al-arabiya)

sam

No comment

Leave a Response