Penghina Agama Diamankan Pihak Polisi

 

Matamatanews.com, MEDAN – Seorang warga diamankan polisi karena melakukan penghinaan agama melalui media sosial (Facebook) yang menyebabkan kerusuhan di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Jum’at (23/9/2016) Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, mengatakan, warga tersebut berinisial HBR (62) penduduk Lingkungan I, Kelurahan Batang Ayumi Jae, Kota Padangsidimpuan. Berdasarkan penyelidikan yang dikembangan, pelaku mencetak isi akun tersebut dan memperbanyak di toko fotocopy "Sampe Rudang Al Ankola" sebanyak 30 lembar. Selebaran yang berisikan penghinaan terhadap agama itu, disebarkan pelaku ke warung-warung yang menjadi tempat berkumpul masyarakat. Ada 12 warung yang didatangi pelaku untuk menyebarkan lembaran penghinaan itu.

Pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku dalam menyebar lembaran penghinaan terhadap agama tersebut. Polres Tapanuli Selatan masih berkoordinasi dengan Polres Mandailing Natal, untuk mengecek isi selebaran tersebut ke desa yang melakukan penyerangan. Selain bekerjasama dengan unsur muspida, kepolisian juga mengecek ke seluruh warung yang menerima selebaran tersebut.

Sekelompok warga dari Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal menyerang warga di Desa Huta Pardomuan, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk mencari warga yang diduga pemilik akun facebook yang berisi penghinaan terhadap agama. Penyerangan itu diikuti masyarakat Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Tapanuli Selatan ke Desa Huta Pardomuan yang terprovokasi oleh pergerakan masyarakat Desa Sihepeng, Mandailing Natal. [Did/Berbagai Sumber]

No comment

Leave a Response