PBB Beri Sanksi Untuk Korea Utara

 

Matamatanews.com, PYONGYANG – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan saksi terberat dalam sejarah Korea Utara. Sanksi tersebut diberikan karena Korea Utara terus melakukan uji coba rudal dan nuklir yang dilakukan berulang kali.

Kamis (1/12/2016) Dewan Keamanan PBB memutuskan untuk menerapkan beberapa sanksi yang lebih keras terhadap Korut. Sanksi tersebut berupa pembatasan eksporbatu bara dan logam non-besi seperti tembaga. Akibat sanksi tersebut, PBB memperkirakan negara Korut akan mengalami kerugian US$ 800 juta atau setara dengan Rp 10,8 triliun setiap tahunnya.

Sanksi-sanksi tersebut meliputi pembatasan mengikat untuk memotong ekspor batu bara sebesar 62 persen atau setara dengan US$ 700 juta setiap tahun. Kemudian sanksi berupa pelarangan ekspor logam non-besi termasuk tembaga, nikel dan seng yang dapat merugikan negara sebesar US$100 juta per tahun.

Langkah tersebut dijatuhkan untuk para pejabat Korut, diplomat dan perusahaan-perusahaan yang diduga ikut terlibat dalam uji coba nuklir. Selain itu, penyelundup dan penjual senjata api ilegal yang diduga ikut membantu keuangan pemerintah Kim Jong Un ikut terkena sanksi tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon menyambut baik langkah tersebut, ia mengatakan Dewan Keamanan PBB telah memberikan sanksi keras terhadap Korut yang dapat menjadi salah satu ancaman kedamaian dan keamanan dunia saat ini. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response