Operation Mekong:Memburu Kartel Narkoba di Segitiga Emas

 

Matamatanews.com,JAKARTA—Film ini dipersembahkan  untuk menghormati 13 nelayan Cina yang tewas mengenaskan di perairan sungai Mekong  oleh sekelompok orang yang merasa pendaringannya terganggu.Film ini terinspirasi dari kisah nyata yang dikenal sebagai “Mekong Massacre”,yaitu menceritakan tentang dua kapal komersial asal Cina yang disergap saat menyusuri Sungai Mekong di perairan Segitigas Emas yang kebetulan merupakan salah satu daerah obat dan manufaktur terbesar di dunia.

Film berjudul asli Mei Gong He Xing Dong ini merupakan film terbaru yang disutradarai  Dante Lam,sedangkan skenarionya ditulis oleh Kang Ki Chu dan Dante Lam. Operation Mekong yang berdurasi  2 jam 3 menit ini terbilang baru,dirilis pada 30 september 2016 lalu di Cina dan Amerika Serikat,disusul Vietnam ,Thailand, dan negara asia lainnya. Di Vietnam film ini berganti judul menjadi Diep Vu Tam Giac Vang.Operation Mekong terbilang film sukses,buktinya dalam rilis perdananya, dipekan pertama mampu mengeduk US$85,082 hingga masuk peringkat Box Office, sedangkan di Amerika Serikat penghasilan grossnya mencapai US$768,527 pada 28 Oktober 2016 lalu.

Sinopsis :

Masalah narkoba memang seperti penyakit menular yang implikasinya terus meluas dan melebar hingga sulit dihentikan. Segitiga Emas,Thailand,Myanmar dan Laos adalah merupakan surga bagi para bandar narkoba. Semakin banyak jenis narkoba yang diproduksi semakin rendah para raja narkoba yang peduli dan takut terhadap hukum,terutama di kawasan Segitiga Emas. Sungai Mekong yang membentang sepanjang 4180 km menjadi jalur emas perdagangan obat-obatan terlarang hingga kawasan tersebut dijuluki sebagai “Pintu Neraka Selatan” .

Operation Mekong bertutur tentang dua kapal dagang Cina yang disergap kartel narkoba ketika berada di sungai Mekong, mengakibatkan 13 awak kapal tewas mengenaskan. Dari tempat kejadian,polisi Thailand menemukan sembilan ratus ribu kristal meth di kapal tersebut hingga membuat pemerintah Cina kalang kabut.Untuk menindaklanjuti temuan dan mengungkap pembunuhan tersebut,pemerintah Cina mengirim kapten Gao Gang  bekerjasama dengan Fang Xin Wu, seorang perwira andal merangkap informan yang ditanam dikawasan Segitiga Emas.

Dari penelusuran Gao Gang dan Fang Xin Wu,bahwa obat yang disita dari kapal Cina sebenarnya telah ditanam lebih dulu oleh anak buah Naw Khar,seorang pemimpin kartel narkoba yang dikenal bengis dan kejam dikawasan Segitiga Emas.Hanya ada satu cara untuk menghentikan Naw Khar dan kaki tangannya dikawasan Segitiga Emas ,yaitu dengan membentuk gugus tugas gabungan terdiri dari Thailand,Laos,Myanmar dan Cina.

Dan untuk meringkus sekaligus menumpas kelompok Naw Khar tampaknya tidak semudah membalikkan tangan,selain memiliki kemampuan tempur prima para kartel juga dilengkapi persenjataan dan dana yang kuat ,yang mengalir kesejumlah oknum penegak hukum hingga pergerakkan mereka sulit untuk ditumpas. Mampukah Gao Gang dan Fang Xin Wu memberangus kelompok Naw Khar dan antek-anteknya serta mengungkap kasus pembunuhan 13 warga Cina di perairan sungai Mekong?* (samar)

 

No comment

Leave a Response