Jerman Pantau Kepulangan Kelompok Teroris YPG/PKK

 

Matamatanews.com, BERLIN—Pemerintah Jerman akan mengawasi secara seksama kepulangan  lebih dari seratus pejuang asing yang selama ini bergabung dengan kelompok teroris PYG/PKK . Seperti dilansir Daily Express sedikitnya ada 125 orang yang dilaporkan telah kembali ke Jerman, dan sejak konflik Suriah meletus  sekitar 300 orang pejuang asal Jerman diduga telah bergabung dengan kelompok teroris PKK dan afiliasinya lainnya.

Dari 300 orang pejuang, 125 orang lainya pernah mengikuti latihan militer kemudian terlibat langsung dalam konflik berdarah di Suriah termasuk tembak menembak. Pemerintah Turki sendiri menganggap kelompok YPG maupn PKK sebagai kelompok teroris yang suka membuat kekacauan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman Johannes Dimroth pada Rabu mengatakan bahwa badan keamanan negara telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah aktivitas ilegal PKK.

"Kami memantau kepulangan pejuang asing dengan saksama. Tentu saja kami menyikapi hal ini dengan sungguh-sungguh," kata dia dalam sebuah konferensi pers di Berlin.

Menurut Dimroth, sebanyak  980 pejuang asing, termasuk militan Daesh, bertolak dari Jerman ke daerah-daerah konflik di Suriah dan Irak.

Meskipun aktivitas PKK telah dilarang di Jerman sejak 1993, namun PKK berhasil mendirikan beberapa organisasi rahasia dan menggunakannya untuk propaganda, rekrutmen, dan penggalangan dana.

Berdasarkan laporan tahunan terbaru dari badan intelijen domestik Jerman, kelompok teroris itu saat ini memiliki hampir 14.000 anggota.

PKK yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, melancarkan kampanye teror terhadap Turki selama lebih dari 30 tahun yang telah menewaskan 40.000 orang. (Bar/Al Arabiya/AA)

 

 

No comment

Leave a Response