Desa “Wisata Sayur” Blederan Berbenah Membangun Sarana Prasarana

 

Matamatanews.com, BLEDERANDesa Blederan selama ini lebih dikenal dengan wisata sayurnya, namun desa yang terletak di Kec. Mojotengah Kab. Wonosobo, saat ini sedang giat giatnya membangun sarana prasara bagi warganya. Ada 8 titik pembangunan yang tengah dilaksanakan pada tahun anggaran 2019 ini.

Menurut Kepala Desa Blederan HM. Mutaqin, pelaksanaan pembangunan di Desa Blederan sesuai rencana kerja pemerintah desa tahun 2019 mulai di laksanakan, baik fisik maupun non fisik.

"Untuk pembangunan fisik lebih bersumber dari dana desa dan APBN , meski belum cair pembangunan fisik tetap berjalan. Kalaupun menunggu pencairan dimungkinkan akan terjadi keterlambatan baik dalam pelaksanaan dan pelaporan. Untuk tahun 2019 ada 8 titik pembangunan fisik  diantaranya adalah Jalan Usaha Tani, pembuatan jalan, pembuatan saluran air, betonisasi jalan, pembangunan SPAL Senderan Saluran, rehab Polindes dan Ruang Pertemuan Desa serta rehab lapangan olah raga, " katanya.

"Dana desa dimungkinkan cair bulan Juni, tapi kami tetap melaksanakan pembangunan, diantaranya pembangunan saluran limbah rumah tangga sepanjang 70 m. Saluran limbah ini meliputi 4 RT atau sekitar 120 KK. Kami juga tengah membuat senderan saluran air untuk mengantisipasi meluapnya air saat musim hujan juga memberi rasa aman bagi anak anak ketika bermain, " tambahnya.

Menurutnya, target pemdes jika pekerjaan sudah selesai dilaksanakan maka di akhir tahun fokus pada pelaporan dan perencanaan untuk tahun 2020.

"Di bulan Juli kami harus sudah merencanakan kegiatan untuk tahun 2020 dan dimasukkan ke RKP Desa tahun 2020. Sumber RKP hasil penggalian gagasan dari masyarakat melalui RT dan dusun. Sehingga dapat disimpulkan masyarakat yang merencanakan maka masyarakat pula yang memutuskan dan melaksanakan pembangunan. Kami berharap Desa kami menjadi percontohan bagi desa lain, tanpa menunggu proses pencairan dana tetapi pembangunan jalan terus sesuai rencana, " imbuhnya. *(hen)

 

sam

No comment

Leave a Response