Deplu AS Rilis Video Fasilitas Pelatihan Pasukan Quds di Libanon

 

Matamatanews.com, JEDDAH—Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat menuding pasukan Quds Iran telah memberikan pelatihan dan nasihat kemiliteran di kawasan Timur Tengah, seperti di Lebanon. Dalam tweet bahasa Arab pada Selesa (14/5/2019) kemarin, Depaertemen Luar Negeri Amerika Serikata mengatakan bahwa mereka yang dilatih dalam situs tersebut para milisi Irak dan Hezbollah Iran di Libanon.

Dalam satu video, Senior Fellow untuk Analisis Citra di Pusat Studi Strategis & International (SCIS) menjelaskan gambar yang diduga sebagai fasilitas pelatihan di perbatasan timur Libanon. “Kami melihat lembah kecil kecil yang turun. Ini memiliki serangkaian tanggul yang berganti ganti, yang disebela kiri, dan yang berikutnya di sebelah kanan. Ini adalah kursus pelatihan  untuk pengangkut personel lapis baja,” jelas Bermudez dalam video tersebut seperti dilansir  al Arabiya pada Rabu (15/5/2019).

Hal senada juga dilontarkan penasihat senior CSIS, Seth G.Jones bahwa tujuan Iran berbasis di seperti di Libanon adalah untuk meningkatkan kemampuan sekutu lokalnya. “Ini juga dimiliki mereka dan Iran sendiri dapat membawa individu dari semua lokasi tersebut,” katanya.

Joseph S.Bermudez menjelaskan sebuah gambar atau foto yang diyakini sebagai fasilitas pelatihan Imam Ali di pinggiran teheran. Menurutnya, fasilitas itu dulu kecil sekali sampai tahun 2008 hingga sekarang, dan kini jauh lebih besar serta lebih komprehensif dan lebih mampu.

Joseph mengatakan bahwa secara keseluruhan para personil dilatih untuk operasi dalam skenario perang gerilya maupun perang biasa. Selain itu,para anggota baru maupun lama diberikan pelatihan menembak dengan jarak tembak yang berbeda dengan target yang telah ditempatkan terlebih dahulu di berbagai lokasi.

Dalam video itu, Seth G.Jones menjelaskan bahwa satu hal yang harus digaris bawahi bahwa pada perang gerilya antara Iran dengan Irak tahun 1980, Iran tidak pernah menjadi kekuatan konvensional paling strategis.

“Antara 2011 dan 2019, kami melihat lebih banyak milisi dan pejuang lain yang bekerja dengan pasukan Quds IRGC di Yaman, Suriah dan Irak, di Libanon, di Afghanistan, Pakistan, dan Bahrain,” kata Seth G.Jones. “Itulah alasannya kenapa Iran memiliki lebih banyak fasilitas pelatihan, memiliki banyak pejuang untuk dilatih,” tukas Seth G.Jones. (bar)

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response