Demi Keamanan Internasional Uni Eropa Serukan Gencatan Senjata di Libya

 

Matamatanews.com, TRIPOLI—Demi perdamaian dan keamanan internasional, Uni Eropa menyerukan kepada Tentara Nasional Libya pimpinan Field Marshal Khalifa Haftar dan milisi untuk melakukan gencata senjata di Tripoli, Libya.Seruan Uni Eropa itu disampaikan pada Senin (13/5/2019) kemarin ditengah menegangnya situasi dilapangan yang saling tembak disertai bom antar pihak yang bertikai.

Dalam sebuah pernyataannya, Menteri Luar Negeri Uni Eropa mengatakan bahwa pihakanya mendesak agar semua pihak untuk secepatnya memberlakukan gencatana senjata dan terlibat dengan PBB untuk memastikan dihentikannya pertikaian dan permusuhan secara menyeluruh. Pernyataan tersebut dikeluarkan Menteri Luar Negeri Uni Eropa seusai bertemy dengan Perdana Menteri Libya  dukungan PBB, Fayez al-Serraj di Brussel.

Mereka mengatakan bahwa  “serangan sembarangan terhadap daerah pemukiman padat adalah merupakan kejahatan perang” dan mereka yang bertanggungjawab harus dimintai pertanggungjawabannya.Utusan khusus PBB untuk Libya, Ghassan Salame kepada Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa menjelaskan tentang situasi dan kondisi terkini yang terjadi di Libya saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Luar negeri Jerman, ungkap jurubicara PBB Farhan hak di New York.

"Salame menekankan bahwa lebih dari sebulan setelah pecahnya pertempuran, menjadi jelas bagi semua orang bahwa solusi militer tidak dapat menggantikan solusi politik, dan sekarang saatnya untuk kembali ke meja perundingan," kata Haq. Ia mengatakan bahwa PBB tetap prihatin dengan dampak yang meningkat dari pertempuran terhadap warga sipil di sekitar Tripoli.

Sementara itu organisasi internasional untuk Migrasi, agen migrasi PBB melaporkan sedikitnya 67.000 orang kini telah terusir dari rumah mereka, dan 100.000 orang lainnya diperkirakan masih berada di garis depan,kata Haq. (cam)

 

 

sam

No comment

Leave a Response