“Men in Black” Cuci Otak Untuk Para Saksi Seputar Alien

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Men in Black (MIB) adalah sebuah film komedi aksi ilmiah asal Hollywood besutan sutradara F.Gary Gray yang ditulis Art Marcumm dan Matt Holloway.Film sekuel yang biasa dibintangi aktor komedi Will Smith dan Tommy Lee Jones ini, rupanya digantikan dengan aktor Christ Hemsworth, Liam Neeson, Rebecca Ferguson,Kumail Nanjiani, dan Rafe Spall.Rencananya 14 Juni 2019 mendatang ‘Men in Black’ milinial ini akan dirilis serentak di seluruh bioskop dunia,termasuk di Indonesia.

Film yang diangkat dari kisah nyata tentang seorang pria misterius yang kerap mendatangi rumah para saksi yang mengaku Alien, dalam kenyataannya Men in Black (MIB) bukanya orang-orang yang mengenakan jas hitam rapi, bekerja sebagai agen rahasia pemerintah dan bertugas membasmi alien yang dilengkapi dengan berbagai senjata canggih termasuk senjata pengalih ingatan temporer.

Justru sebaliknya Men in Black adalah merupakan sebuatan bagi orang-orang yang meneganakn pakaian serba hitam dan biasanya mendatangi saksi mata yang pernah melihat UFO (Unidentified Flying Object-benda terbang tak dikenal).Kebanyakan Men in Black ini mendatangi korban terutama jika saksi tersebut berhadapan langsung dengan makhluk luar angkasa.

Dari berbagai kesaksian serta wawancara dengan orang-orang yang pernah didatangi MIB, ternyata tujuan mereka adalah menyalahkan persepsi si saksi dan menyesatkan mereka, bahwa yang mereka lihat itu bukan alien. Mungkin inilah salah satu kesamaan dengan film fiksi yang mengisahkan bahwa Men in Black selalu membuat para saksi yang melihat alien menjadi lupa dengan apa yang baru disaksikannya, tapi itu hanyalah salah satu definisi yang beredar mengenai Men in Black karena banyak kalangan yang memiliki pendapat lain.

Seorang penulis Amerika Serikat, Jerome Clark menyatakan bahwa MIB tidaklah selalu berpakaian serba hitam. Menurut Clark julukan itu hanyalah istilah umum yang menggambarkan orang-orangyang berpenampilan di luar kebiasaan atau eksentrik. Mereka yang memakai pakaian yang sudah lama atau ketinggalan zaman, seragam USAF (United States Air Force) atau bahkan mengenakan model yang nantinya akan booming di masa depan.

Kebanyakan  para agen MIB digambarkan selalu memakai kacamata hitam sebagai aksesorie wajib, di mana hal yang disinyalir untuk menutupi bentuk mata mereka karena memiliki mata sipit. Ada juga yang menyebutkan kalau mata agen MIB berbentuk aneh dan besar karena pengaruh tiroid, sebagian bahkan percaya kalau bentuk mata mereka sama seperti alien. Karena mereka agen khusus, maka bukan tidak mungkin cara hidup mereka juga ditangani secara khusus jua.

Selain mata, jari-jari para agen MIB juga dikabarkan lebih panjang dari manusia normal dan suara mereka mirip dengan suara robot. Pelengkap lain yang biasanya digunakan adalah mobil cadillac antik berwarna hitam yang terkadang terlihat selalu seperti baru. Femomena keberadaan MIB ternyata pernah sangat popular di tahun 1950- 1960. Paa masa tersebut tercatat bahwa beberapa agen MIB pernah melakukan intimidasi terhadap seorang reporter yang tinggal di Pinewood, West Virginia. Reporter tersebut dipaksa untuk berhenti menulis artikel mengenai keberadaan MIB di Pinewood, yang ia kirimkan kepada koran lokal dan nasional.

Pinewood sendiri adalah daerah yang sangat populer dengan makhluk yang dijuluki Mothman di akhir era 1960 an. Fenomena Mothman pun secara tidak langsung menguatkan dugaan bahwa MIB beroperasi di Pinewood untuk menyelidiki keberadaan makhluk Mothman itu. Laporan mengenai MIB paling detil terjadi pada tahun 1976 di mana seorang pria bernama Dr.Herbert Hopkins,58 tahun, melaporkan bahwa ia pernah didatangi Men in Black.Hopkins yang berprofesi sebagai konsultan mengenai UFO ditelepo0n oleh seseorang yang mengaku sebagai Vice President of New Jersey UFO Research Organization yang ingin berbincang dengannnya.anehnya orang tersebut (yang mengenai pakaian serba hitam) sudah muncul di teras rumahnya beberapa menit setelah Dr.Hopkins meletakkan gagang telepon. Ia juga menemui banyak kejanggalan selama berbicara dengan tamunya.

Banyak keanehan mengenai penampilan, tindak-tanduk serta ucapan orang itu menimbulkan munculnya banyak teori mengenai identitas mereka yang sebenarnya. Beberapa teori konspirasi menyebutkan  bahwa agen MIB bukan seorang manusia biasa,, tapi ras hybrid manusia-alien.Mereka bertugas membersihkan berbagai bukti fisik mengenai ur tangan alien yang tersisa di bumi. Oleh karena itu penampilan agen MIB tampak berbeda dari manusia biasa. Namun ada juga yang percaya bahwa mereka adalah agen pemerintah seperti agen CIA yang berusaha menutup-nutupi penampakan UFO. (cam)

 

 

 

 

 

sam

No comment

Leave a Response